3 Hal Mengerikan dari Dampak Corona Dibanding Krismon 1998


UKMWIRAUSAHAPNUP.ORG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) khawatir ekonomi dunia bakal dilanda krisis. Pasalnya, sejumlah lembaga internasional memaparkan ekonomi bakal minus tahun ini akibat pandemi COVID 19 (Corona).

Lantas, Jokowi pun membandingkan dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi dibandingkan krisis moneter 1998 silam. Berikut pandangan Jokowi:

1. Saat 1998 tidak semua sektor terhantam, Kini Corona merusak produksi, pasokan, hingga permintaan barang

"Karena ekonomi sekarang ini yang rusak bukan hanya urusan sisi keuangan saja seperti 1998. (Sekarang) Demand-nya rusak terganggu, supply-nya rusak terganggu, produksinya juga rusak terganggu," tutur Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah yang disiarkan secara virtual, Kamis (9/7/2020).

2. Di tengah pandemi Corona, semua sektor terganggu dan UMKM pun tidak bisa menjadi penyelamat.

"Sementara saat ini seluruh sektor terganggu, bahkan UMKM terdampak paling parah. Sebab aktivitas masyarakat terbatasi,"kata Jokowi.

3. COVID-19 masih mengancam meski sudah masuk era new normal.

"Cek betul, bantu mereka baik dengan APBD kota, APBD kabupaten, APBD provinsi dan kami di APBN juga akan membantu baik lewat sistem perbankan maupun lewat sistem di kementerian. Kalau ancaman COVID ini sudah menurun hati-hati kalau mau masuk ke new normal, ke tatanan baru new normal. Harus lewati tahapan-tahapan semuanya seluruh kabupaten kota dan provinsi," katanya.

Tidak ada komentar